PERDEBATAN
21 February 2023
Hari ini adalah hari yang sangat menyenangkan bagi Rhael, Pandu, dan Aiyla. Setelah selesai istirahat, mereka memutuskan untuk pergi ke Aula SMANSA untuk menyaksikan perdebatan yang sedang berlangsung.
Saat mereka tiba di Aula SMANSA, mereka terkejut melihat banyaknya siswa/i yang sudah menunggu di dalam aula. Suasana di dalam aula sangat meriah dan penuh semangat. Rhael, Pandu, dan Aiyla langsung mencari tempat duduk yang strategis untuk menyaksikan perdebatan.
Saat mereka duduk, mereka melihat tiga siswa yang akan mempresentasikan argumen mereka tentang topik perdebatan. Rhael, Pandu, dan Aiyla sangat penasaran tentang topik perdebatan dan argumen yang akan disampaikan oleh ketiga siswa tersebut.
MULAI
Moderator: Selamat siang semua. Selamat datang di Project debat SMANSA VOL ll tentang analisis kebijakan publik kejaksaan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi. Saya dewi ketua osis periode 2022/2023, moderator perdebatan hari ini. Kami memiliki tiga siswa yang akan mempresentasikan argumen mereka tentang topik ini. Mereka adalah Allura, Anayu, dan Nata.
Anayu: Terima kasih, Bapak/Ibu dan Kakak Moderator. Saya akan memulai dengan argumen bahwa kebijakan publik kejaksaan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi sudah efektif. Kejaksaan telah menangani banyak kasus korupsi dengan sukses, dan telah memulihkan banyak aset negara yang telah dicuri.
Allura: Saya tidak setuju dengan argumen Anayu. Kebijakan publik kejaksaan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi masih belum efektif. Banyak kasus korupsi yang belum terselesaikan, dan masih banyak pejabat publik yang terlibat dalam korupsi.
Nata: Saya akan menambahkan bahwa kebijakan publik kejaksaan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi perlu diperkuat. Kejaksaan perlu memiliki otoritas yang lebih besar untuk menangani kasus korupsi, dan perlu ada peningkatan kerja sama antara kejaksaan dan lembaga lainnya dalam penanganan kasus korupsi.
Rebutan
Moderator: Baik, sekarang kita akan memulai rebutan. Anayu, apakah Anda ingin merespons argumen Allura?
Anayu: Ya, saya ingin merespons. Saya tidak setuju dengan argumen Allura bahwa kebijakan publik kejaksaan dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi masih belum efektif. Kejaksaan telah menangani banyak kasus korupsi dengan sukses, dan telah memulihkan banyak aset negara yang telah dicuri.